Empat Konsensus Nasional Dibahas di Pengajian Akbar LDII

Pengajian Akbar LDII dihadiri oleh ribuan jemaah LDII Sulsel, Minggu (21/2/2016). | POJOKSULSEL - ANDINI RISTYANINGRUM

Pengajian Akbar LDII dihadiri oleh ribuan jemaah LDII Sulsel, Minggu (21/2/2016). | POJOKSULSEL - ANDINI RISTYANINGRUM

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin diharap visa memperkokoh empat konsensus nasional. Keempat konsensus nasional di antaranya pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.

Hal itu dibahas pada pengajian akbar yang digelar oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan. Acara tersebut berlangsung di Masjid Raodhatul Jannah Kompleks Sikamaseang, Jalan Berua Raya, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya.

Ketua LDII Sulsel Hidayat Nahwi Rasul mengatakan Indonesia adalah negara yang majemuk. Maka untuk menjaga kemajemukan tersebut dan menjadikannya energi bangsa merupakan tugas seluruh rakyat Indonesia. “Untuk itu kita perlu penguatan melalui format ibadah sosial. Agar dalam merawat bangsa ini bisa menjadi ibadah,” kata Hidayat Nahwi Rasul.

Olehnya itu lanjut dia, hal tersebut sangat relevan dengan tema yang diangkat pada pengajian akbar ini “Urgensi Islam Sebagai Rahmatan Lil Alamin dengan Penguatan 4 Konsensus”. Keempat konsensus tersebut kata Hidayat Nahwi Rasul bisa menjadi nilai-nilai yang baik dan ideal serra sebagai jalan hidup bangsa Indonesia. “Kita menjadikannya sebagai lapangan amal saleh dalam kerangka dakwah bil hal,” ungkap Hidayat Nahwo Rasul.

Lebih lanjut Hidayat menjelaskan sebagai civil society yang mensyiarkan islam, LDII juga ikut menjaga tradisi, sejarah dan kekayaan alam Indonesia. “Bagi LDII NKRI adalah harga mati,” tegas Hidayat.

Hidayat menamnvahkan untuk tetap menjaga kemajemukan bangsa LDII diharao terus bisa mendorong kerukunan, kekompakan, dan kemampuan bekerjasama yang baik sesama anak bangsa.

(andini ristyaningrum/pojoksulsel)



loading...

Feeds