BACA: Arogan, Pasha Ungu Bisa Dicopot

Wakil Walikota Palu Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu bersama Walikota Palu Hidayat.

Wakil Walikota Palu Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu bersama Walikota Palu Hidayat.

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Abdulhamid Dipopramono angkat bicara atas ulah Sigit Pramono Said alias Pasha ‘Ungu’ menolak pemintaan wawancara wartawan MNC TV dan Net TV dengan kata-kata kasar dan dianggap melecehkan profesi jurnalis

Bahkan, sikap arogannya tersebut, bisa berujung pemberhentian Pasha Ungu sebagai Wakil Walikota Palu.

“Undang-undang Nomor 23/2014 tentang Pemda memberi kewenangan pemerintah pusat untuk memberikan hukuman kepada kepala daerah,” kata Hamid dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (21/2/2016).

Dalam Pasal 67 (b) disebutkan bahwa kepala daerah harus menjalankan peraturan perundangan, dalam hal ini UU Pers dan UU KIP. Jika kepala daerah tidak melaksanakannya, maka pemerintah pusat bisa memberhentikannya.

“Tercantum dalam Pasal 78 (d) UU Pemda, yang menyatakan bahwa kepala daerah diberhentikan jika tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67 (b),” ungkap Hamid, memberi peringatan agar pejabat publik tak main-main dengan jabatan yang diemban.

Di sisi lain, sanksi sosial pasti akan diberikan oleh publik kepada pejabat yang tertutup dalam memberikan informasi, baik lewat media massa formal maupun media soasial. Ketertutupan ini pada gilirannya akan menurunkan kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Pasha ‘Ungu’ sendiri.

“Seperti disebutkan dalam prinsip, bahwa keterbukaan informasi oleh pemerintah akan meningkatkan kepercayaan dari publik kepadanya. Kalau pejabat publik tidak terbuka bisa dipastikan kepercayaan dari publik akan turun atau hilang sama sekali,” ujar Hamid.

Ketua KIP mengimbau Mendagri untuk turun tangan kasus Palu ini agar tingkat kepercayaan publik kepada Pasha sebagai wakil walikota tidak merosot. Sebab jika merosot bisa dipastikan program pembangunan sulit berjalan.

“Jika tidak ada tindakan dari Mendagri atau permintaan maaf dari Pasha maka bully akan terus dilancarkan oleh publik maupun media massa dan akan menjadi bola salju, makin lama makin besar,” tambahnya.

(fat/jpnn)



loading...

Feeds

Bakal Caleg PSI Diuji Tim Independen

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membuktikan diri sebagai partai bermananajemen moderen. Untuk rekruitmen bakal calon anggota legislatif saja, …