Remaja Tewas Tergantung di Labakkang Pangkep, Keluarga Tolak Otopsi

Pemuda tewas tergantung di Kecamatan Labakkang, (20/2). | POJOKSULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

Pemuda tewas tergantung di Kecamatan Labakkang, (20/2). | POJOKSULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

POJOKSULSEL.com, PANGKEP – Pihak keluarga tidak ingin mengotopsi jenazah remaja berusia 16 tahun yang diduga gantung diri dengan mengguanakan tali yang diikatkan di pipa besi di Kampung Baco Api kelurahan Labakkang Kecamatan Labakkang, Pangkep, Sabtu (20/2/2016).

BACA : Geger, Remaja 16 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Labakkang Pangkep

Saksi mata H Rijal (23) yang juga kakak kandung korban mengatakan alasan jenazah almarhum adiknya tidak ingin diotopsi karena keluarga sudah mengikhlaskan kematian korban.

Korban yang sudah 3 hari menghilang dari rumah ditemukan kakak korban Rijal yang hendak mencari keberadaan adiknya di lantai II rumah milik korban namun tak di temukan.

Saksi mata yang mencoba terus mencari korban telah menemukan adiknya tergantung di lantai III rumahnya yang merupakan bagian atas rumah dan tidak ditempati.

Keluarga korban mengaku sama sekali tidak mengetahui kematian korban, di karenakan korban biasanya tidak menginap dirumahnya.

Belum di ketahui penyebab remaja 16 tahun ini nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, karena keluarga korban menolak di lakukan otopsi dan memilih mengebumikan korban.

(tajuddin mustaming/pojoksulsel)



loading...

Feeds