Pengelola Kantin PKK Tator Terancam Diusir

Kantin PKK Tana Toraja. | POJOKSULSEL - MUHAJIR TANGKESALU

Kantin PKK Tana Toraja. | POJOKSULSEL - MUHAJIR TANGKESALU

POJOKSULSEL.com, TANA TORAJA – Kantin PKK yang dikelola salah satu warga, Mirna Triana perantau asal Jawa ini terancam diusir, oleh pengurus PKK, karena dianggap menggotori kawasan PKK.

“Kata ibu Dice, Mbak sudah disuruh pindah alasannya kotor,” ujar Mbak Mirna minirukan kata Dice salah satu pengurus PKK Tana Toraja.

Padahal Mirna sudah menegelolah kantin PKK selama lima tahun terahir dengan upah 500 ribu rupiah perbulannya. Omset yang dihasilkan kantin tersebut sejak dikelolah Mirna mencapai jutaan rupiah per bulannya.

“Saya sudah mengelolah kantin ini selama 5 tahun dengan upah sebesar 500 ribu rupiah, padahal omsetnya cukup besar bahkan kalau ada pesanan saya biasa mendapatkan omset hingga 15 juta rupiah. Dan semuanya saya setor kepengurus PKK.Saya mempertahankan kerjaan ini karena anak cucu saya, kasian saya jauh-jauh datang dari Jawa dan sini tidak ada keluarga,” keluh Mirna yang merupakan perantau dari Jawa Timur.

Mereka dikasih batas waktu selama 2 minggu oleh pengurus PKK Tana Toraja untuk mengosongkan kantin tersebut.

Sebelumnya Ketua PKK, Nava Bandaso dan Wakil PKK Hj. Nur Aliyah mengunjungi kantor PKK Tana Toraja dan sempat melakukan pantauan di lokasi tersebut. Dan ini merupakan hari pertama kerja Ketua PKK dan Wakilnya.

(muhajir tangkesalu/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Bakal Caleg PSI Diuji Tim Independen

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membuktikan diri sebagai partai bermananajemen moderen. Untuk rekruitmen bakal calon anggota legislatif saja, …