Bupati Bulukumba Setop Jual Beli Jabatan, Politisi Golkar Tabri: Sepakat!

pojoksulsel

pojoksulsel

POJOKSULSEL.com, BULUKUMBA – Ada yang menarik dalam sambutan Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali sewaktu melakukan rapat koordinasi dengan SKPD jajaran Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Jumat (19/2) kemarin.

Sukri Sappewali bersama dengan Tomy Satria yang mengawali hari pertamanya masuk Kantor menyampaikan promosi jabatan bagi kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bulukumba akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku, bukan karena faktor X.

Di Bulukumba sendiri pada masa kepemimpinan Bupati Zainuddin Hasan (2010-2015), jual beli jabatan bukan hal yang asing lagi di kalangan ASN di Bulukumba.

Kini Sukri Sappewali yang kembali menjabat sebagai orang nomor satu di Bumi Panrita Lopi kembali menegaskan, tidak adalagi tempat untuk menjual beli jabatan dengan mengeluarkan sejumlah uang serta mencari jabatan dengan cara membayar tidak akan terjadi di masa pemerintahannya.

“Haram hukumnya jual beli jabatan. Tidak boleh ada lagi,” tegasnya di Aula Kantor Bupati.

Menanggapi pernyataan dari Bupati yang telah resmi dilantik oleh Gubernur Sulsel tersebut, Politisi Senior Partai Golkar Bulukumba, Muh Tabri menyambut baik penegasan dari Sukri Sappewali

“Apa yang telah ditegaskan oleh Bupati Bulukumba, AM Sukri, secara pribadi saya sepakat. Jabatan harus diisi oleh orang yang mempunyai keahlian sesuai bidangnya” ujar Tabri kepada Pojoksulsel.com, Sabtu (20/2/16) sore.

Tabri lanjut menyampaikan kultur jual beli jabatan sebagaimana yang telah dilakukan oleh Pemerintahan sebelumnya merupakan preseden buruk dan hanya akan merusak tatanan.

“Periode 2010-2015, tatanan birokrasi di Bulukumba bobrok, kalau si A menginginkan jabatan tersebut berada ditangannya, maka si A ini tidak tanggung tanggung akan membeli berapa pun harganya ” ujar Fungsionaris Golkar ini.

Tabri mengharapkan agar apa yang telah menjadi penegasan dari Sukri Sappewali tersebut dapat segera memotong mata rantai kultur jual beli jabatan tersebut dan visi misi pasangan bertagline ST 15 ini dapat terwujud dan Tabri juga menghimbau agar semua elemen pemerintahan bersama stake holder dan masyarakat harus saling mendukung dan membangun komunikasi agar tercipta Bulukumba yang sejahtera dan terdepan.

“Pejabat yang terindikasi menduduki jabatan dengan membeli dipemerintahan yang lalu, sesuai penegasan pak Bupati kemarin, agar segera di ganti atau di copot dari jabatannya,” Pungkas Tabri.

(andi awal/pojoksulsel)



loading...

Feeds