Telat Isi PDDS, Siswa Tak Bisa Ikut SNMPTN

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Hingga kini, ternyata masih banyak sekolah yang belum mengisi pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS), sebagai syarat masuk seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN).

Sementara rangkaian awal seleksi masuk PTN tanpa tes itu bakal ditutup Sabtu (20/2/2016) besok pukul 23.59 WIB.

Koordinator Kelompok Kerja Hubungan Masyarakat (Pokja Humas) SNMPTN 2016 Bambang Hermanto menyatakan, hingga kemarin pukul 18.40, ada 6.387 unit sekolah yang belum meng-update data PDSS, sedangkan 16.502 sekolah sudah mengisi PDSS. “Kasihan kalau sampai siswa dirugikan,” katanya kemarin.

Dia menuturkan, banyak kerugian yang dialami siswa jika sekolah tidak memperbarui data PDSS. Kerugian terbesar, seluruh siswa di sekolah itu tak bisa mendaftar SNM PTN 2016. Ketika sekolah mengulur-ulur pengisian PDSS, siswa juga dirugikan. Sebab, mereka tidak memiliki banyak waktu untuk mengoreksi nilai rapor. Bambang menjelaskan, ada kemungkinan nilai rapor yang diunggah sekolah di website PDSS keliru.

Nah untuk memperbaiki, siswa yang bersangkutan diberi kesempatan untuk mengecek dan mengajukan revisi. “Kalau sekolah mepet mengisi PDSS, siswa kapan mengajukan revisinya?” ungkapnya. Dia berharap hari ini (19/2) ada peningkatan signifikan jumlah sekolah yang mengisi PDSS. Sehingga, jika ada revisi nilai oleh siswa, mereka bisa melakukannya Sabtu (20/2).

Namun, Bambang menuturkan, panitia SNM PTN tidak bisa memaksakan sekolah untuk mengisi PDSS. Setelah diamati di lapangan, ada sekolah yang sengaja tidak mau repot mengisi PDSS. Sebab, berdasar pengalaman tahun lalu, tidak ada satu pun siswa sekolah tersebut yang mendaftar SNM PTN. Alasan lain, sekolah pesimistis siswanya bisa menembus SNM PTN. “Alasan sekolah itu macam-macam,” tuturnya.

(wan/c5/agm/mam/JPG)



loading...

Feeds