Dibakar Cemburu, Janda Muda Nekat Habisi Nyawa Brondong

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, LAMPUNG – Wati (30) seorang janda muda asal Lampung nekat menghabisi nyawa brondongnya karena emosi setelah mengetahui si brondong Ilham (20) punya wanita idaman lain (WIL).

Dia menganggap, cintanya sudah kadung habis-habisan untuk si brondong. Tak mau cintanya diduakan, Wati memilih menghabisi Ilham dengan tusukan di dada, ya matilah!

Janda Wati, meski bukan ular dia bisa dibilang berdarah dingin pula. Hanya kecewa cintanya diduakan, gampang saja dia memutuskan: bunuh dia, habis perkara! Dan itu benar-benar dilakukan, sehingga Ilham harus mati muda, gara-gara dijadikan brondong non popcorn oleh Wati.

Wanita janda dari Pesawaran Kecamatan Kedondong Lampung ini sebetulnya biasa-biasa saja, wajah tidak cakep amat. Hanya bodinya lumayan menjanjikan, sekel nan cemekel.

Tanpa jaketpun, di musim dingin tetap anget bersamanya. Itulah sebabnya maka Ilham warga Labuhan Ratu Dalam, mau diajak pacaran dengannya, wanita yang 10 tahun lebih tua darinya.

Di samping itu Wati memang royal, suka bagi-bagi uang buat Ilham. Anak muda yang masih nganggur itu tentu saja senang. Jika “jajan” di Kalijodo Jakarta harus bayar, ini mah malah dibayari.

Jadi selama jadi kekasih Wati, Ilham sangat terjamin. Kewajiban dia hanya satu: menjaga stamina. Karenanya Ilham harus banyak menenggak suplemen, biar rosa-rosa macam Mbah Maridjan, kalau perlu banyak minum temulawak seperti Presiden Jokowi.

Ilham memang dimanjakan oleh Wati, cuma sepertinya dia tidak tahu berterima kasih. Sudah jadi gebedan si janda, masih menjalin cinta dengan wanita lain. Ini yang tidak disukai oleh Wati. Buktinya, baru membaca SMS di HP kekasihnya lewat HP Ilham, langsung marah.

Sebab tak mau diduakan, dibagi-bagi cintanya, macam proyek saja. Bila wanita normal, tentunya mengajak dialog dengan kekasihnya. Kenapa bisa begitu, bagaimana mencari solusinya.

Tapi Wati tidak demikian. Rasa cemburunya kadung jadi panglima. Ketimbang Ilham diambil orang, mending tidak punya sekalian. Karenanya dia segera memutuskan, “Bunuh dia, habis perkara!”

Awal Februari lalu Wati menjemput Ilham di depan perumahan Untung Suropati Estate, Labuhan Ratu Dalam. Begitu ketemu tanpa ba bi bu lagi Ilham langsung ditusuk bagian dadanya, juss…… dan jatuh terkapar. Dia sempat dilarikan ke RSUDAM Bandar Lampung, tapi kemudian wasalam kehabisan darah.

Wati yang mencoba kabur setelah eksekusi, beberapa hari kemudian berhasil ditangkap polisi. Dia tak bisa mengelak, karena ditemukan dua alat bukti yang cukup. “Saya membunuh karena tak mau diduakan olehnya,” singkat Wati.

(JPNN/Gunarso TS/sdf)



loading...

Feeds

Bakal Caleg PSI Diuji Tim Independen

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membuktikan diri sebagai partai bermananajemen moderen. Untuk rekruitmen bakal calon anggota legislatif saja, …