Dewan Rakyat Antikorupsi Tagih Janji Walikota Makassar

Ilustrasi - Petugas DTRB Makassar membongkar bangunan yang melanggar di Jalan Hertasning, Makassar dalam operasi, Selasa (10/11/2015). | POJOKSULSEL - MUH ASRUL

Ilustrasi - Petugas DTRB Makassar membongkar bangunan yang melanggar di Jalan Hertasning, Makassar dalam operasi, Selasa (10/11/2015). | POJOKSULSEL - MUH ASRUL

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Mantan anggota DPRD Kota Makassar Zulkifli Him menagih janji Walikota Makassar Danny Pomanto untuk bertindak tegas terkait 18 bangunan di Jalan Perintis Kemerdekaan yang melanggar rolling jalan.

Adanya pelanggaran rolling jalan tersebut merujuk pada Surat Keputusan Walikota Nomor 8 Tahun 2008 tentang garis sempadan jalan dan Perda Tata Ruang dan Bangunan. Karenanya, Ketua Dewan Rakyat Antikorupsi Kota Makassa itu mendesak janji Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) untuk melaksanakan kewajibannya dalam penegakan peraturan daerah (Perda).

“Kami desak Pak Walikota (Danny Pomanto) untuk serius menangani persoalan ini. Apalagi, sudah menjadi sorotan publik bahkan sudah mendapat komplain dari masyarakat setempat,”kata Zulkifli kepada pojoksulsel.com, Jumat (19/2/2016).

Dari 53 unit bangunan jenis rumah toko (ruko), 18 unit di antaranya diduga melanggar rolling jalan. Pelanggaran itu ditemukan pula tim pengawas dan pengendali dari Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kota Makassar, Senin (15/2/2016) lalu.

Inspeksi mendadak itu dipimpin langsung Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian DTRB Makassar Sulyadi P Putra. “Kita sudah ukur terkait indikasi pelanggaran sempadan jalan. Tapi silahkan konfirmasi ke Pak Kadis soal hasilnya,”ungkap Sulyadi kepada pojoksulsel.com.

Sementara itu, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kota Makassar Achmad Kafrawi menegaskan, setelah dilakukan pengurusan terhadap bangunan tersebut maka selanjutnya akan ditindaklanjuti sesuai aturan dalam Perda Tata Ruang.

(muh asrul/pojoksulsel)



loading...

Feeds