Anggaran Rp15 Miliar di Proyek Jembatan Tello, Kok Belum Rampung?

Pengerjaan proyek Jembatan Tello, Makassar, Sulsel, yang belum rampung. | POJOKSULSEL - MUH ASRUL

Pengerjaan proyek Jembatan Tello, Makassar, Sulsel, yang belum rampung. | POJOKSULSEL - MUH ASRUL

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Hingga saat ini, proyek pembangunan pelebaran jembatan Sungai Tello tak kunjung rampung. Bahkan, proyek yang yang menggunakan dana APBN senilai Rp 15.058.076.259,6 saat ini menyeberang dan sudah melewati kalender kegiatan tersebut.

Selain itu, sejak pengerjaan yang berlangsung tahun 2015 itu, kemacetan juga terus terjadi di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan. Proyek dengan Nomor kontrak HK.02.03/PPK21.M-JST/APBN/01-JBT/V/2015 oleh kontraktor pelaksana PT Galih Medan Persada telah habis masa kontraknya per 31 desember 2015 berdasarkan keputusan menteri keuangan.

Kepala BBPJN VI  Makassar Rahman Djalil membenarkan pengerjaan itu sudah melewati kontrak kerja yang seharusnya rampung pada 31 Desember 2015. Akibat keterlambatan pengerjaan, pemerintah memberikan deadline atau batas waktu untuk dirampung.

Dia juga menyebutkan, berdasar PMK pasal 194 tahun 2014 kemudian direvisi menjadi Undang-undang PMK Pasal 243 tahun 2015 pada awalnya 50 hari masa tambahan menjadi 90 hari masa tambahan kerja setelah kontak berakhir akan tetapi dikenakan pinalti (denda).

“Proyek ini memang telah habis masa kontraknya. Berdasarkan peraturan menteri keuangan. Jadi dalam 90 hari waktu tambahan itulah kita tetap dikenakan denda sebagai sanksi keterlambatan waktu kontrak sebesar Rp14 juta / hari,” kata Rahman.

(muh hasrul/pojoksulsel)



loading...

Feeds