Upss… Polda Temukan Indikasi Korupsi Dana Desa Jeneponto

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel telah mendalami dugaan kasus korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) 80 Desa di Kabupaten Jeneponto.

Hasil verifikasi sementara, penyidik Polda Sulsel menemukan indikasi adanya dugaan korupsi ADD di 15 desa Jeneponto. Indikasi yang ditemukan tersebut berupa selisih antara penerimaan dan penggunaan ADD.

Direktur Ditreskrimssus Polda Sulsel Kombes Pol Hery Dahana mengatakan, kasus dana desa Kabupaten Jeneponto masih terus berproses pada tahap penyeledikan.

“Sudah ada indikasi, tapi saya tidak bisa sebutkan nama desanya. Ini kan masih dalam proses penyelidikan,” kata Hery, Kamis (18/2/2016).

Hery mengatakan, Ditreskrimsus telah memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai klarifikasi terkait laporan adanya dugaan korupsi dalam penggunaan ADD 80 desa di Jeneponto.

Diketahui, ADD 80 desa di Jeneponto tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2015 dengan total pagu anggaran senilai Rp53 miliar.

Selanjutnya, kasus dugaan korupsi 80 desa di Jeneponto dilaporkan  Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gempar ke Polda pada bulan November 2015 lalu.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds