Putri Indonesia Lebih Suka Ahok daripada Dhani

Puteri Indonesia 2015 Anindya Kusuma Putri

Puteri Indonesia 2015 Anindya Kusuma Putri

PILKADA DKI baru dihelat tahun depan. Namun beberapa nama bakal calon gubernur yang akan bersaing sudah bermunculan. Selain petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ada pula nama Ahmad Dani dan Desy Ratnasari. Dan Anindya Kusuma Putri sudah memantap­kan pilihannya. Meski bukan warga asli Jakarta, Puteri Indonesia 2015 ini menilai Ahok yang paling pantas menjadi Gubernur DKI.

“Saya salah satu fans, sejak jadi Wakil Gubernur Jokowi. Dukung (Ahok) dong di Pilkada 2017,” ucap Anindya.

Si seksi asal Semarang yang mencapai 15 besar ajang Miss Universe lalu ini sangat menyukai karakter Ahok. Menurut dia, sosok petahana yang kerap bikin heboh itu memiliki jiwa sosial tinggi.

“Saya suka karakter beliau yang sangat te­gas, jujur, punya visi panjang dan punya dasar yang kuat. Beliau pengin jadi pengusaha dan dipengaruhi ayahnya untuk jadi pejabat, ada dasar kuat untuk memberikan yang terbaik,” jelas Anin.

Disinggung tentang Ahmad Dhani yang ikut masuk bursa, Anin hanya tersenyum. Ia tak bisa melarang istrinya Mulan Jameela itu untuk menjadi pejabat.

“Kalau saya terserah mau siapapun, yang penting bisa tunjukkan. Nggak cuma sekadar kampanye ya harus ada aksi yang nyata. Kalau mau ‘nyalon’ dia itu latar belakangnya apa, gimana, terus udah melakukan apa untuk negara. Lebih berpengalaman pak Ahok ya pastinya,” tandas Anin.

Soal lain. Pada 19 Februari nanti, mahkota Puteri Indonesia akan berpindah. Rencananya, Anin hanya ingin fokus menyelesaikan kuliahnya di Jurusan Teknik Planologi Universitas Diponegoro yang belum rampung.

“Saya mau skripsi pulang ke Semarang. Skripsi dulu diselesaiin karena itu mengganggu pikiran, tidak fokus kalau ngerjain yang lain,” cetusnya.

Sebagai topik skripsi, Anin memilih materi pemberdayaan masyarakat di sebuah daerah wisata di sekitar Semarang.

“Saya pilih Desa Wisata Kandri di Gunungpati karena sudah ada potensi pariwisatanya makanya ingin mengembangkan masyarakat disana. Jadi fokus pada pemberdayaan masyarakat di sana untuk mengangkat pariwisata di desa itu,” urai Gadis Sampul 2008 ini.

Selain ngartis, Anin juga kepengin menore­hkan prestasi melalui beberapa kejuaraan di bidang musik, bulutangkis, dan basket.

“Saya hanya menjadi diri sendiri apa adanya dengan dibekali oleh international network, banyak ikut organisasi internasional, banyak wawasan international dan teman-teman dari internasional juga,” pungkasnya.

(rmol/kin/pojoksulsel)



loading...

Feeds