DKP3: Nelayan Makassar Komitmen Tidak Jual Ikan Berformalin

Kepala DKP3 Abd Rahman Bando melakukan pertemuan dengan perwakilan nelayan di kantor PPI Paotere Jl. Sabutung Baru Makassar, Rabu (17/02/2016).

Kepala DKP3 Abd Rahman Bando melakukan pertemuan dengan perwakilan nelayan di kantor PPI Paotere Jl. Sabutung Baru Makassar, Rabu (17/02/2016).

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Sejumlah perwakilan nelayan dan pedagang ikan melakukan pertemuan dengan Kepala dinas Kelautan Pertanian dan Peternakan Kota Makassar (DKP3) dan kepala UPTD Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Paotere di kantor PPI Paotere Jl. Sabutung Baru Makassar, Rabu (17/02/2016) kemarin.

Kedatangan mereka terkait adanya pemberitaan penangkapan ikan berformalin oleh pihak Polairut beberapa waktu lalu.

Kabar yang beredar tentang ikan berformalin ini menurut mereka mempengaruhi tingkat pembelian ikan yang berkurang semenjak kabar tersebut beredar di media massa.

H. Arsad mewakili kelompok nelayan dan penjual ikan meminta kepada pihak DKP3 dan pengelola PPI Paotere agar secepatnya kembali melakukan uji laboratorium terhadap ikan di PPI Paotere.

Pada kesempatan tersebut mereka berkomitmen bahwa komunitas pedagang ikan tidak akan menjual dengan sengaja ikan yang berformalin.

“Bahkan jika ada diantara anggota terbukti melakukan akan dikeluarkan dari komunitas karena akan merugikan bagi penjual lainnya,” jelas H Arsyad.

Sementara Kadis DKP3 Makassar Abd Rahman Bando berharap para pedagang proaktif melaporkan jika ada ikan yang dicurigai berformalin dan terus melancarkan jika sewaktu-waktu petugas melakukan uji formalin.

Bahkan tim DKP3 akan full tim dari 3 unsur pangan yaitu perikanan, penakan dan pertanian akan turun bersama melakukan pengambilan sampel.

“Bukan cuma ikan tapi produk olahannya, daging dan produk peternakan dan olahannya, serta sayur dan buah buahanan dibeberapa titik,” kata Abd Rahman Bando.

Abd Rahman Bando menegaskan kapal yang tertangkap beberapa waktu lalu yang memuat 15 ton ikan dari Kaliantan bukan hasil tangkap di Makassar.

“Terus tujuannya adalah ke PPI Barombong yang dalam ranah kab. Gowa.
Kalau dikatakan kita tidak uji formalin, justru beberapa hari lalu sebelum penangkapan kita baru lakukan uji,” tegasnya.

(pojoksulsel)



loading...

Feeds