Bea Cukai Sita Pakaian Cakar 970 Bal, Masuk di Pelabuhan Bone

Dirjen Bea Cukai Wilayah Sulawesi bersama Polair Polda Sulsel merilis hasil sitaan pakaian bekas alias cakar di Markas Lantamal VI Makassar. POJOKSULSEL/MUH FADLY

Dirjen Bea Cukai Wilayah Sulawesi bersama Polair Polda Sulsel merilis hasil sitaan pakaian bekas alias cakar di Markas Lantamal VI Makassar. POJOKSULSEL/MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Wilayah Sulawesi merilis sitaan 970 bal hasil penyelundupan pakaian bekas alias cakar dari Tawau, Malaysia, di Markas Lantamal VI TNI AL Makassar, Kamis (18/2/2016).

Pakaian cakar itu berhasil digagalkan tim patroli personel Bea Cukai di-back-upTim Ditpolair Polda Sulsel, saat mencoba diselundupkan melalui Pelabuhan Patirobaji Kabupaten Bone dengan menggunakan kapal KLM Rizki Abadi. Ditaksir pakaian cakar tersebut beromzet Rp3 miliar.

Selain barang bukti, 3 orang pelaku yang merupakan ABK berhasil diamankan, dan saat ini penyidik DJBC masih melakukan pemeriksaan. Sementara nahkoda kapal berhasil meloloskan diri.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Sulawesi, Azhar Rasyidi mengatakan, impor pakaian bekas atau cakar dapat membahayakan kesehatan masyarakat oleh kuman yang melekat di pakaian cakar. Importasi cakar juga dapat mengganggu stabilitas produksi tekstil dalam negeri.

“Impor cakar itu jelas melanggar permendag  Nomor 15/M-DAG/PER/&/2015 tentang pelarangan importasi pakaian bekas,” kata Azhar Rasyidi, Kamis (18/2/2016).

Pencegatan importasi pakaian bekas atau cakar tersebut merupakan kali kedua dilakukan selama 2016. Sebelumnya, 800 ball berhasil digagalkan oleh DJBC Sulawesi.

Azhar mengatakan, pelaku penyelundupan barang bekas diancam hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun dengan denda Rp5 miliar. Hal ini sesuai denga UU 17/2016 tentang Kepabeanan.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Bakal Caleg PSI Diuji Tim Independen

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membuktikan diri sebagai partai bermananajemen moderen. Untuk rekruitmen bakal calon anggota legislatif saja, …