Ini Cara PMII Mamuju Ingatkan Janji Bupati yang Dilantik di Sulbar

PMII Mamuju berunjuk rasa di Mamuju Sulbar yang bertepata dengan pelantikan bupati dan wakil bupati, Rabu (17/2/2016). | POJOKSULSEL - HERMAN MOCHTAR

PMII Mamuju berunjuk rasa di Mamuju Sulbar yang bertepata dengan pelantikan bupati dan wakil bupati, Rabu (17/2/2016). | POJOKSULSEL - HERMAN MOCHTAR

POJOKSULSEL.com, MAMUJU – Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju turun ke jalan untuk mengingatkan kembali janji-janji para peserta pilkada yang hari ini dilantik menjadi kepala daerah.

Mereka melakukan aksinya di perempatan jalan, tepat diantara jalur menuju Kota Mamuju dan Kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (17/2/2016).

Korlap Aksi Rusdi Nurhadi, dalam orasinya, mengatakan, pilkada serentak sudah berlalu. Semua proses demokrasi untuk memilih calon kepala daerah sudah dilewati.

“Kini dihadapan kita semua, terpilih sosok bupati dan wakil bupati yang diberikan amanah oleh rakyat untuk memimpin daerah lima tahun ke depan. Tumpuan harapan ada pada pundak mereka. Harapan adanya perubahan yang lebih baik,” katanya, Rabu (17/02/2016).

Dia pun mengulang kembali janji para kepala daerah yang sedang dilantik saat demo berlangsung. Di Kabupaten Mamuju Utara dijanjikan program Nawa Cita, di Mamuju Tengah dijanjikan program Gerbang Delapan dan di Mamuju dijanjikan program Mamuju Maju, Sejahtera dan Ramah.

“Itu semua yang harus kami ingatkan. Jangan coba-coba membalikkan fakta, dimana rakyat justru disengsarakan,” tegasnya.

Selain merealisasikan janji politik, ada 6 tuntutan lainnya yang diajukan PMII. Yakni menyelesaikan konflik agraria
daerah, tidak menjual SDA pada investor asing, hilangkan KKN, naikkan upah buruh dan buka lapangan kerja, wujudkan pendidikan murah dan berkualitas dan melaksanakan pembangunan serta jaminan kesehatan guru.

(herman mochtar/pojoksulsel)



loading...

Feeds