Banyak Proyek Mandek, LPSE Makassar Percepat Tender Tahun Ini

Kepala Ekbang Makassar Mario Said

Kepala Ekbang Makassar Mario Said

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mengakui adanya sejumlah proyek yang mandek di tahun 2015 melalui dana APBD 2015. Hal ini menjadi sorotan publik hingga catatan merah bagi pelaksanaan kegiatan yang bersumber uang negara. Karenanya, tahun 2016 ini, Pemkot Makassar melalui LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik).

Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan Pemkot Makassar Muhammad Mario Said mengakui proyek mandek tahun 2015 akan dilanjutkan tahun ini dengan melalui tender LPSE.

Menjelang pengumuman LPSE proyek yang ditenderkan tahun ini pihaknya mengingatkan agar pelaku usaha jasa kontruksi dan lainnya harus memiliki Sertifikat Keterampilan Tenaga Teknis (SKT) atau Sertifikat Keahlian Tenaga Teknis (SKA), Nomor Kartu Tenaga Teknis (NKTT)/Tanda Daftar Tenaga Teknis (TDTT)/Kartu Penanggujawab Teknis Badan Usaha (PJT – BU) untuk Tenaga Teknis Tugas Penuh.

Selain itu, pihaknya juga akan memperketat Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang masih berlaku, Kartu Tanda Anggota Asosiasi (KTA) yang berlaku dan bagi Badan Usaha yang Kartu Tanda Anggotanya masih dalam proses perpanjangan harus melampirkan Surat Keterangan masih dalam proses.

“Hal ini untuk meminimalisir pelaku jasa perusahaan nakal. Salah satunya proyek mandek diakibatkan profesionalismenua tidak standar,”kata Mario. Diketahui proyek yang mandek di tahun 2015 seperti rehabilitasi gedung DPRD Makassar dan ruang pola Balaikota.

(muh asrul/pojoksulsel)



loading...

Feeds