Sapinya Menghalangi Jalan, Warga Bulupoddo Sinjai Tewas Ditebas

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, SINJAI – Baba bin Juna (45) meninggal dunia setelah digorok oleh Aziz (40), sekampungnya sendiri sebanyak tujuh kali. Baba bin Juna merupakan warga Desa Lamatti Riaja, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), tewas di tebas parang, Minggu (14/2/2016) lalu.

“Pelaku menebas korban sebanyak tujuh kali, kepala bagian belakang korban sebanyak lima kali dan pada bagian punggung sebanyak satu kali, serta bagian dagu sebanyak kali, akibanya korban menghembuskan nafas terahir di Tempat Kejadian Perkara (TKP),” kata Rahmatang, warga setempat, usai melayat, Senin (15/2/2016).

Sementara warga setempat lainnya, Rusli, mengatakan peristiwa naas terjadi bermula ketika pelaku Aziz, saat pergi dikebunnya, diperjalanan sapi milik korban menghalangi jalan pelaku, sehingga pelaku menegur korban.

“Tak terima korban ditegur sehingga terjadi adu mulut antara korban dan pelaku,” kata Rusli, yang ditemui dirumahnya usai melayat, kepada pojoksulsel.com, Senin (15/2/2016) kemarin.

“Saat adu mulut, pelaku tambah emosi, tanpa basah basih lagi pelaku langsung menebas Baba, korban bagian belakang, akibatnya korban langsung meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ujarnya.

Hari itu juga, korban setelah melakukan penganiayaan langsung menyerahkan diri ke Polsek Bulupoddo, Kabupaten Sinjai. Saat ini pelaku sudah diamankan Mapolres Sinjai.

(jumardi ramling/pojoksulsel)



loading...

Feeds