Korupsi, 2 Pejabat Dikpora Pinrang Dijebloskan ke Rutan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, PINRANG – Da oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Pinrang dijebloskan ke Rutan Klas II B Pinrang setelah diduga terlibat dalam korupsi proyek mobiler pengadaan sarana dan prasarana belajar sekolah 9 tahun.

Keduanya masing-masing berinisial RS dan DD. Anggaran pada proyek tersebut senilai Rp2,4 miliar, dan diduga merugikan keuangan negara Rp1,2 miliar.

Kapolres Pinrang AKBP Adri Irniadi mengungkapkan, penahanan terhadap tersangka demi mempermudah proses pemeriksaan kasus mobiler tersebut.

“Untuk memudahkan tahap dua kasus ini. Inikan sudah dalam  proses penyerahan barang bukti dan tersangka dari penyidik kepolisian ke pihak kejaksaan,” ujar Adri, Selasa (16/2/2016).

Dia mengatakan, berkas kedua tersangka kasus mobiler ini telah di P21. Penahanan pun harus dilakukan kemudian menunggu pelimpahan barang bukti dan tersangka ke kejaksaan.

Dikonfirmasi, lingkup Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) berkesan bungkam.

Tersangka RS adalah pejabat struktural di Dikpora Pinrang. Dia ditahan dalam kapasitas sebagai Pejabat Pembuat Komitmen atas kasus tersebut.

Tersangka RS, ini juga tersangkut masalah hukum lain pada tahun 2011 lalu. Kasusnya kini masih menunggu hasil banding di Pengadilan Tinggi (PT), Makassar.

Dia juga terlibat pada proyek pengadaan ranjang Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Unggulan 11 Pinrang.

(haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds