LSM Desak Polisi Tangkap Pelaku Illegal Logging di Soppeng

ilustrasi. IST

ilustrasi. IST

POJOKSULSEL.com, SOPPENG – Berkas Tiga pelaku yang belum diketahui identitasnya melarikan diri setelah kedapatan sedang melakukan penebangan kayu di kawasan hutan lindung di Kampung Jilengnge, Desa Sering, Kecamatan Donri-Donri, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (10/2/2016) lalu dilimpahkan ke Polres Soppeng Senin (15/2/2016)

Hal ini dungkapkan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Werdin saat ditemui pojoksulsel.com diruang kerjanya Senin (15/2/2016).

Hanya saja dirinya enggan membeberkan nama-nana pelaku yang hingga hari ini masih buron, serta belum memberikan informasi soal jumlah kayu hutang lindung yang ia tebang.

“Nanti konfirmasinya saat kepala bidang datang, kami baru rapat membicarakan berkas yang akan dilimpahkan kepolisi, karena kami tidak punya penuidik,” ujarnya.

Sementara ketua LSM Pelita Keadilan Kabupaten Soppeng Nur Alam mendesak kepada pihak kepolisian agar memberikan efek jera terhadap pelaku illegal logging.

“Harus ditindak segera supaya ada efek jera, serta ditangkap jangan sampai pelaku kabur dan meninggalkan soppeng,” tegasnya.

Berita sebelumnya Kayu yang ditebang berupa kayu jenis cenrana kayu Wajo di Jilengnge, Desa Sering, Kecamatan Donri-Donri, yang minta namanya tidak dipublikasikan, Kamis (11/2/2016).

Sementara Kepala Bidang Pembinaan dan Perlindungan Hutan Kawasan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Soppeng Muh Yunus yang hendak dikonfirmasi tidak berada di tempat, namun barang bukti berupa alat potong berada dalam ruangannya.

Salah satu anggota polisi hutan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Soppeng Mulawarman membenarkan adanya alat potong yang diamankan namun kepala bidang yang menanganinya tidak berada di kantor

(usman alkhair/pojoksulsel)



loading...

Feeds