Warga Turungan Beru Ingin Camat Herlang Bulukumba Dicopot

POJOKSULSEL.com, BULUKUMBA – Kecewa dengan Camat Herlang, Andi Gusti, Aliansi Masyarakat Penuntut Keadilan Bulukumba bersama dengan beberapa warga Lingkungan Turungan Beru dan empat kepala lingkungan se-Kelurahan Bonto Kamase Kecamatan Herlang, Bulukumba membubuhkan tanda tangan mosi tidak percaya, Jumat (12/2/2016).

Alasannya, camat telah melakukan penyimpangan tugas,wewenang dan kewajiban di bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

“Mewakili warga Kelurahan Bonto Kamase yang meliputi Ling. Turungan Beru, Nipisi, Bonto Kamase, Butung, Kassi Kassi dan LSM serta tokoh masyarakat menyatakan mosi tak percaya kepada Andi Gusti, Camat Herlang,” ujar Ahmad Ridai, koordinator Aliansi Masyarakat Penuntut Keadilan kepada POJOKSULSEL.com.

“Senin depan kami akan mendesak Ketua DPRD bersama jajarannya untuk merekomendasikan pencopotan camat. Jika dewan tidak ambil sikap, warga akan menggelar aksi sampai pemerintah mau mendengarkan atau memperjuangkan aspirasi kami ” tambahnya.

Mosi tak percaya kepada Andi Gusti ini terkait adanya Surat Camat kepada Lurah Bonto Kamase tanggal 3 Februari lalu mengenai tanggapan pengangkatan Kepala Lingkungan Turungan Beru dimana Andi Gusti selaku Camat akan mengadakan pemilihan ulang.

Warga menilai camat Herlang keliru melihat Perda No.46 tahun 2015 tentang Petunjuk tekhnis pelaksanaan Perda No.17 Tahun 2014 tentang pembentukan, pengangkatan dan pemberhentian Kepala lingkungan pada kelurahan, hanya karena adanya gugatan dari Muh.Saleh, seorang calon kepala lingkungan Turungan Beru yang kalah dari Arifuddin Syam dan menyurat kepada Camat yang menyatakan adanya 2 orang pengurus LPMK yang bukan warga Turungan Beru ikut memberikan suara dalam voting.

“Didalam proses pelaksanaan pengangkatan kepala lingkungan se-kelurahan Bonto Kamase, akhir Desember 2015, tidak ada kekeliruan/kesalahan sebagaimana yang di tanggapi camat, karena proses pengangkatan selalu mendahulukan musyawarah untuk mufakat, justru di sini kami yang menilai Andi Gusti yang keliru, mohon agar beliau meninjau dan mempertimbangkan kembali permasalahan ini, agar tidak terjadi hal diluar kendali kami dari warga,” tegas Tajuddin, tokoh masyarakat Turungan Beru menimpali.

Senada dengan Aliansi Masyarakat Penuntut Keadilan Bulukumba dan warga Turungan Beru, salah seorang Pemerhati Pemerintahan di Bulukumba, Alam Fatwa mengungkapkan, pernyataan Camat Herlang yang akan mengadakan pemilihan ulang kepala lingkungan Turungan Beru sama halnya menciderai proses musyawarah warga dan jika hal tersebut tetap dilaksanakan maka Alam Fatwa bersama warga juga meminta agar pemilihan Kepala daerah Bulukumba juga di ulangi.

“Jika Camat dan Pemerintah Kabupaten, sebelas dua belas,warga akan melakukan hal lain di luar kendali. kalau begitu maunya Camat Herlang (Andi Gusti,Red) maka lakukan juga pemilihan ulang Bupati/Wabup Bulukumba,” seru Alam Fatwa.

Masyarakat Bonto Kamase memberikan pernyataan kepada Camat Herlang, yakni agar segera menerbitkan SK Penetapan kepala lingkungan se kelurahan Bonto kamase untuk menghindari kerawanan sosial kemasyarakatan khususnya di wilayah kelurahan dan kecamatan Herlang pada umumnya dan agar Camat memperlakukan semua kepala lingkungan terpilih secara adil dan bijaksana.

(andi awal/pojoksulsel)



loading...

Feeds