Turnamen ‎Takraw Se-Indonesia Digelar di Sidrap

Suasana pembukaan Turnamen Takraw Antar-Club Se Indonesia di Sidrap, Sulsel, Kamis (11/2/2016). | POJOKSULSEL - HAERUL AMRAN

Suasana pembukaan Turnamen Takraw Antar-Club Se Indonesia di Sidrap, Sulsel, Kamis (11/2/2016). | POJOKSULSEL - HAERUL AMRAN

POJOKSULSEL.com, SIDRAP – Turnamen terbuka sepak takraw antar clup Se-Indons‎ia kembali digelar. Kali ini, turnamen diselenggarakan di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Acara dibuka langsung oleh pihak pemerintah setempat, Kamis (11/2/2016). Ketua DPRD Kabupaten Sidrap Zulkifli Zain mengatakan, turnamen ini adalah ajang dimana para atlet-atlet muda berbakat dapat menguji kemampuan, khususnya di olah raga takraw ini.

“Juga sebagai ajang untuk mengembalikan kejayaan sepak takraw di Sulsel,” katanya.

Sejumlah nama atlet Nasional takraw pun kata dia, ikut ambil bagian pada ajang tersebut.‎ Bukan hanya itu, club yang telah berjaya dalam setiap turnamen pun juga mengikuti turnamen ini, seperti club dari Provinsi Bali, Gorontalo, Sulteg, Sulbar, dan Pulau Jawa.

“Jadi, turnamen seperti ini bakal rutin kami lakukan. Sejumlah nama lokal maupun Nasional ikut ambil bagian. Kita bangga tentunya,” kata Zulkifli Zain.

BACA JUGA:

POJOK FOTO: Miris! Tak Ada Kursi, Siswa SMA 4 Watampone Bone Duduk di Lantai

Oknum Wartawan Penyebar Fitnah Mahasiswi Yapma Jual Diri, Ini Kata Netizen

Dia mengungkapkan, turnamen dilaksanakan di Kabupaten Sidrap karena sebagian besar atlet takraw ditingkat nasional lahir di Kabupaten Sidrap, begitupula dengan para pelatih club.

“Banyak putra daerah yang menjadi atlet takraw nasional. Ya, dengan adanya turnamen ini tentu mereka dapat kembali dikampungnya. Ajang ini juga sebagai ajang silaturahmi bagi para atlet dan pelatih,” jelas Zulkifli.

Zulkifli mengatakan, turnamen ini juga adalah rangkaian dari perayaan HUT Kabupaten Sidrap.‎ Diharapkan, kata dia, turnamen berjalan dengan baik serta dapat menjunjung tinggi sportifitas untuk melahirkan generasi emas yang berprestasi. Rencananya, turnamen berlangsung selama empat hari.‎

(haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds