Sudah 81 Kasus DBD, Bupati Wajo Canangkan Jumat dan Sabtu Jadi Hari Bersih

Bupati Wajo Drs HA Burhanuddin Unru, MM menerima penghargaan Satyalencana Kebaktian Sosial dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Hamarani. | DOK. HUMAS PEMKAB WAJO

Bupati Wajo Drs HA Burhanuddin Unru, MM menerima penghargaan Satyalencana Kebaktian Sosial dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Hamarani. | DOK. HUMAS PEMKAB WAJO

POJOKSULSEL.com, WAJO – Tingginya angka penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mencapai 81 kasus menjadi alasan pemerintah Kabupaten Wajo untuk mengamabil langkah pencegahan.

Mulai minggu ini melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan di ruang kerja Bupati bersama camat dan sejumlah dinas Bupati Wajo mulai mencanangkan hari Jumat dan Sabtu menjadi hari bersih.

“Jadi pada hari itu tidak ada pelayanan keculi dirumh sakit dan puskesmas dan poskesdes, yang lainnya haru kerja membersihkan,” kata Bupati Wajo H. Andi Burhanuddin Unru yang ditemui POJOKSULSEL.com, di ruang kerjanya Selasa (9/2/2016).

Menurut Bupati intruksi tersebut tidak hanya berlaku untuk para pegawai negeri sipil dilingkup pemerinth kabupaten Wajo namun berlaku secara keseluruhan termasuk kepada para siswa dan masyarakat.

“Ini menjadi wujud kepedulian kita terhadap tingginya angka Penderita DBD, minimal warga diharapkan untuk menggalakkan 3 M”kata Bupati

Ia berharap dengan langkah pembersihan dapat menekan angka kenaikan kasus DBD di kabupaten Wajo.

“Saya tadi melalui rapat sudah memerintahkan seluruh SKPD, Camat, dan Lurah untuk berpartisipasi dalam menjaga lingkungan. untuk menghabat perkembangan nyamuk DBD,” kata Bupati.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, dr Baso Rahmanuddin. mengatakan Pihaknya sudah melakukan upaya untuk mencegah DBD ini seperti melakukan upaya 3 M dan melakukan foging.

Dari 81 kasus, lanjut dr Baso, sudah 60 yang sudah dilakukan foging. Tinggal 21 yang belum dilakukan fogging. Untuk penyebarannya sendiri yang paling banyak kasus di Kecamatan Tempe sampai 30 kasus.

“Kita berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungannya. Karena yang paling berperan dalam mencegah DBD ini adalah masyarakat,” ujarnya.

(andi pajung/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Bakal Caleg PSI Diuji Tim Independen

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membuktikan diri sebagai partai bermananajemen moderen. Untuk rekruitmen bakal calon anggota legislatif saja, …