Pemkab Wajo Rancang Perbub Pasar Tradisional

Mahasiswa di Wajo berunjuk rasa terkait keberadaan minimarket yang melanggar Perda. | POJOKSULSEL - ANDI PAJUNG

Mahasiswa di Wajo berunjuk rasa terkait keberadaan minimarket yang melanggar Perda. | POJOKSULSEL - ANDI PAJUNG

POJOKSULSEL.com, WAJO – Pemerintah Kabupaten Wajo mengaku saat ini tengah merancang peraturan Bupati (Perbup) terkait keberadaan sejumlah pasar moderen di kabupaten Wajo. Perbub yang sementara dirancang ini juga akan jadi penentu nasib sejumlah minimarket di Kabupaten Wajo.

Muhammad Arwes, Kepala Bagian Ekonomi Sekretrait Daerah Kabupaten Wajo kepada POJOKSULSEL.com Selasa (9/2/2016) mengatakan, saat ini draf peraturan bupati ini sementara tengah dibahas dengan melibatkan dinas terkait seperti dinas pasar.

“Perbup yang sementara penyusunan ini nantinya menjadi pelengkap regulasi perda yang kurang termasuk soal minimarket dan pasar tradisional,” kata Arwes.

Dalam perbup yang sementara disusun tersebut kata Arwes juga akan mengatur mengenai kemitraan minimarket dengan pelaku usaha lokal dan mengatur mengenai jarak serta aturan tempat minimarket.

“Termasuk yang belum memiliki izin akan diberikan pembinaan dan jika perlu akan ditertibkan ,”kata Muh Arwes.

Ia mengatakan jika tak ada aral melintang penyusunan draf Perbub tersebut akan diselesaikan bulan ini.

“Mungkin ahir bulan Februari ini sudah rampung dan bisa segera dilaksanakan,” jelas Arwes.

(andi pajung/pojoksulsel)



loading...

Feeds