Berkas Kasus Libatkan Kadis Sosial Dilimpahkan ke Tipikor

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSULSEL.com, PINRANG – Berkas perkara dugaan korupsi bantuan bedah rumah dilimpahkan ke pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan empat calon terdakwa harus siap menghadapi persidangan. Berdasarkan audit BPKP, kasus tersebut merugikan negara sekitar Rp380 juta.

“Berkas kasus bantuan sosial ini sudah kita limpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Empat orang calon terdakwa,”kata Johana, Plt kasi Pidsus, Kajari, Pinrang. Rabu (10/2/2016).

Dia mengatakan, pelimpahan berkas dugaan korupsi ini bersamaan dengan pemindahan empat tersangka yakni Kadis Sosial, Andi Noni, staf Dinas Sosial, Mustamin dan Jamaluddin serta rekanan, Edi Sandi.

“Empat tersangkanya sudah kita pindahkam ke Lapas IA Makassar bersamaan dengan berkas kasusnya yang dilimpahkan di Pengadilan Tipikor,” kata Johana.

Kasi Intel Kejari Pinrang, Achmad Attamimi, menjelaskan, pihaknya sudah membentuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk sidang kasus bantuan bedah rumah di tiga kecamatan, Mattirobulu, Mattirosompe, dan Patampanua, tersebut.

Total bantuan bedah rumah itu kata dia, diperuntukkan kepada 100 orang warga kurang mampu yang dibagikan ke 10 kelompok dengan masing-masing dana 100 juta.

“Total anggaran bedah rumah dari pusat pada 2013 ini sebanyak Rp 1 miliar,” katanya.

Sementara, masa tahanan keempat tersangka sendiri akan berakhir pada tanggal 16 Februari mendatang setelah dititip di Lapas IIB Pinrang mulai tanggal 28 Januari lalu.

(haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds