Anggota LSM ke Mapolres Bone, Hanya Jenguk Ji Rekannya yang Dikeroyok Tawwa

Sejumlah anggota LSM di Bone, Sulsel, mendatangi Mapolres Bone, Senin (8/2/2016), terkait penahanan rekannya yang diduga memeras kepala sekolah dan dianiaya di Desa Tappale, Kecamatan Libureng, Jumat (5/2/2016). | POJOKSULSEL - JUMARDI RAMLING

Sejumlah anggota LSM di Bone, Sulsel, mendatangi Mapolres Bone, Senin (8/2/2016), terkait penahanan rekannya yang diduga memeras kepala sekolah dan dianiaya di Desa Tappale, Kecamatan Libureng, Jumat (5/2/2016). | POJOKSULSEL - JUMARDI RAMLING

POJOKSULSEL.com, BONE – Sejumlah anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendatangi Mapolres Bone, Senin (8/2/2016), hanya untuk menjenguk rekannya yang ditahan karena diduga memeras kepala sekolah dan dikeroyok di Kecamatan Libureng, Jumat (5/2/2016).

Kapolres Bone AKBP Yuliar Kus Nugroho, melalui Kasat Reskrim AKP Andi Asdar, yang ditemui pojoksulsel.com, membantah adanya dugaan LSM yang melapor atau mempertanyakan kasus yang menimpa rekan mereka.

“Tidak ada yang melapor. Sejumlah LSM yang datang di Mapolres Bone hanya pergi menjenguk oknum anggota LSM yang ditahan,” kata AKP Andi Asdar, Senin (8/2/2016).

BACA JUGA:

Sudah Jatuh Korban dan Status KLB, Dinkes Bone Baru Pasang Baliho DBD

Rekannya Diduga Peras Kepsek, Anggota LSM Datangi Mapolres Bone

Hal itu juga dibenarkan oleh Kanit SPK  Ipda Putu. “Tidak ada laporan hanya pergi menjenguk,” kata Putu.

Sebagaimana diberitakan, SG, yang merupakan salah satu anggota LSM di Bone, dikeroyok warga Tappale, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (5/2/2016). SG diduga memeras kepala sekolah (kepsek) di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Libureng. Akibatya, SG menderita luka memar di sekujur tubuhnya akibat penganiayaan tersebut. SG pun masih ditahan di Mapolres Bone.

(jumardi ramling/pojoksulsel)



loading...

Feeds