Oknum LSM Dikeroyok Diduga Peras Kepsek di Bone, Ini Kata Kapolres

Oknum LSM yang dikeroyok warga Tappale, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulsel, Jumat (5/2/2016), saat menjalani pemeriksaan di ruang Resum Mapolres Bone, Sabtu (6/2/2016) dii hari tadi. | POJOKSULSEL - JUMARDI RAMLING

Oknum LSM yang dikeroyok warga Tappale, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulsel, Jumat (5/2/2016), saat menjalani pemeriksaan di ruang Resum Mapolres Bone, Sabtu (6/2/2016) dii hari tadi. | POJOKSULSEL - JUMARDI RAMLING

POJOKSULSEL.com, BONE – Anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lacak berinisial SG, bersama sopirnya SL, yang dikeroyok warga di Desa Tappale, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya dievauasi oleh porsonel Polres Bone, Sabtu (6/2/2016) dini hari

Kapolres Bone AKBP Yuliar Kus Nugroho, saat ditemui di Mapolres Bone, sekira pukul 02.15 Wita dini hari tadi, membenarkan adanya oknum anggota LSM Lacak yang diduga melakukan tindakan pemerasan terhadap kepala sekolah (keplsek) di Libureng.

SG ini menjual beberapa eksamplar media cetaknya dengan mematok harga tertentu. Ada beberapa kali pertemuan.

“Pertemuan keempat ada sekitar Rp9 juta harga media cetaknya. Dari hasil introgasi dia tidak melapor sama pimpinannya sebelum ke TKP,” Kata Yuliar Kus Nugroho.

BACA JUGA:

Kurir Sabu 10 Kg Asal Malaysia ke Sidrap Sudah 4 Kali Beraksi. Diupah Rp10 Juta

POJOK FOTO: Ini Wajah Oknum LSM yang Diduga Peras Kepsek Usai Dikeroyok. Bonyok Deh!

Yuliar Kus Nugroho, tindakan yang dilakuka masyarakat mungkin buah dari kejenuhan dari tindakan tak terpuji yang dilakukan oleh oknum LSM yang ada di Bone. Dia mengatakan, masyarakat jangan dijadikan sebagai objek, tapi bersama dibimbing sebagaimana fungsi LSM yang sebenarnya.

“Banyak LSM di Kabupaten Bone ini baik, tapi terkadang dimanfaatkan oleh beberapa oknum. Oknum inilah yang mencedarai LSM yang lain,” ujar Mantan Kapolres Tanah Toraja ini

Pihaknya Tetap akan melanjutkan  prosesnya oknum LSM tersebut, untuk dimintai keterangannya lebih lanjut.

Sebagaimana diberitakan, SG dan SL dikeroyok warga Tappale, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone karena diduga memeras kepsek di salah satu sekolah dasar di daerah tersebut. Akibatya, keduanya menderita luka memar di sekujur tubuhnya akibat penganiayaan tersebut.

(jumardi ramling/pojoksulsel)



loading...

Feeds