10 Kg Sabu Asal Malaysia ke Sidrap, Terkait Jaringan Narkoba Internasional?

Narkoba jenis sabu-sabu seberat 10 kilogram dari Nunukan, Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan dibawa ke Kabupaten Sidrap, Jumat (5/2/2016). Rencananya, hari ini, Sabtu (6/2/2016), digelar jumpa pers di Mapolres Parepare. | POJOKSULSEL - HAERUL AMRAN

Narkoba jenis sabu-sabu seberat 10 kilogram dari Nunukan, Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan dibawa ke Kabupaten Sidrap, Jumat (5/2/2016). Rencananya, hari ini, Sabtu (6/2/2016), digelar jumpa pers di Mapolres Parepare. | POJOKSULSEL - HAERUL AMRAN

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Menilik jumlah dan nilainya, 10 kilogram dengan perkiraan harga Rp13 miliar, narkoba jenis sabu-sabu yang dikirim dari Malaysia melalui jalur laut ke Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), kuat indikasi adanya keterlibatan jaringan narkoba internasional.

Kapolres Parepare AKBP Alan G Abast mengaku akan menelusuri kemungkinan keterkaitan jaringan internasional yang bermain dalam bisnis narkoba di Sulsel, khususnya Kabupaten Sidrap. Sekadar diketahui, tangkapan sabu dalam jumlah besar yang akan dikirim ke Kabupaten Sidrap bukan kali ini saja terjadi.

Sudah beberapa kali kejadian, sehingga Kabupaten Sidrap hingga kini masih melekat stigma, selain sebagai lumbung beras dan telur, juga “lumbung” narkoba di Sulsel. Sebagian yang ditangkap melalui jalur laut dari Malaysia.

Saat jumpa pers di Mapolres Parepare, Alan G Abast mengatakan, pengungkapan narkoba jenis sabu yang digagalkan pengirimannya ke Kabupaten Sidrap berawal dari informasi Satuan Intelkam Polres Parepare.

BACA JUGA:

GILA! Sabu 10 Kg Asal Malaysia Dikirim ke Sidrap Senilai Rp13 Miliar

POJOK FOTO: Astaga… Sabu 10 Kg Akan Dikirim ke Sidrap, Sulsel. Banyaknya

“Satuan Intelkam kami berhasil menangkap 4 pelaku yang diduga kurir sabu,” ujar AKBP Alan G Abast, Sabtu (6/2/2016).



loading...

Feeds