Usia 3 Bulan Kehamilan, Ayah Bayi Hidrosefalus di Bone Merantau ke Malaysia

Kondisi Sifa (3 bulan) yang menderita hidrosefalus atau pembesaran kepala saat ditemui di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Cellu, Kecamatan Tenete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (3/2/2016). | POJOKSULSEL - JUMARDI RAMLING

Kondisi Sifa (3 bulan) yang menderita hidrosefalus atau pembesaran kepala saat ditemui di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Cellu, Kecamatan Tenete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (3/2/2016). | POJOKSULSEL - JUMARDI RAMLING

POJOKSULSEL.com, BONE – Malng nasib Sifa, bayi 3 bulan yang menderita peyakit hidrosefalus di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sejak kelahirannya, tak sekalipun bertemu dengan ayah kandungnya, Sarif. Saat Sifa dalam kandungan Nurlina yang masih berusia 3 bulan, Sarif pergi merantau ke Malaysia.

Nurlina pun melahirkan anak bungsunya, Sifa di Rumah Sakit Andi Makkasau, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), tanpa didampingi suaminya. Sejak tahun lalu, Nurlina menjadi “orangtua tunggal” untuk 3 orang anaknya.

Karena kondisi keluarganya yang terlilit kemiskinan dan pemenuhan kebutuhan makan untuk anaknya, jadilah dia dipanggil oleh keluarganya di kabupaten Bone, di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Cellu, Kecamatan Tanete Riattang Timur, untuk tinggal sementara.

BACA JUGA:

POJOK FOTO: Inilah Kondisi Bayi Miskin Penderita Hidrosefalus di Bone. Kasihan

Ini Penyebab Hengky Widjaja Meninggal Dunia, Terjatuh di Rutan

Nurlina mengatakan, sejak lahir, Sarif belum pernah melihat secara langsung anaknya yang menderita hidrosefalus. Kondisi keluarga Nurlina kian memprihatinkan dan hanya pasrah karena anaknya tak bisa dibawa ke rumah sakit untuk berobat karena tak punya biaya.

“Mau pulang (Sarif), tapi bagaimana kasian, dia tidak punya uang,” kata Nurlina menceritakan kondisi suaminya yang juga tak punya uang untuk pulang melihat kondisi anaknya.

(jumardi ramling/pojoksulsel)



loading...

Feeds