BPJS Parepare Bentuk Posko Pemantauan Penyaluran KIS

BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan

POJOKSULSEL.com, PAREPARE ‎- Kantor Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Parepare menggelar sosialisasi ‎pembentukan posko pemantauan dan penanganan pengaduan distribusi Kartu Indonesia Sehat (KIS) Penerima Bantuan Iuran (PBI), Rabu (3/2/2016).

Sosialisasi ini dihadiri oleh sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Catatan Sipil, serta Kepala Cabang PT Pos Indonesia.

Kepala Cabang Kantor BPJS Parepare Afliana Latumakulita mengatakan, posko pemantauan berfungsi ‎untuk memantau distribusi KIS-PBI yang sudah 100 persen diserahkan BPJS Kesehatan ke pihak ketiga.

Cabang BPJS di Parepare ini sendiri mencakup beberapa wilayah kabupaten yakni, Sidrap, Pinrang, dan Barru.

“Posko ini juga berfungsi untuk memastikan apakah KIS-PBI tersebut sudah sampai atau belum ke peserta eks-Jamkesmas sesuai dengan data masterfile,”terang Afliana.

Afliana menjelaskan, Kartu Indonesia Sehat (KIS) merupakan program pemerintah pusat untuk menjamin kesehatan rakyat. Artinya semua rakyat indonesia 2019 nanti harus ‎memiliki KIS.

“KIS ini telah terdistribusi 100 persen di Indonesia. Dan kami ingin memastikan masyarakat betul-betul dapat menerima kartu jaminan sehat itu,”katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Parepare Muh Yamin mengatakan, sejak dua tahun lalu setelah adanya program BPJS itu pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatunya. Termasuk peningkatan fungsi pelayanan di Rumah sakit dan Puskesmas.

“Ini adalah tuntutan dari pemerintah. Intinya kami siap memberikan pelayanan maksimal ke masyarakat. Kita jauh sebelumnya membenahi sistem pelayanan serta membangun insfratruktur untuk mendukung pelayanan itu,”jelas Muh Yamin.‎

Berdasarkan data yang diperoleh dari kantor BPJS Parepare, pemegang kartu BPJS yang terdaftar di empat kabupaten/kota tersebut berjumlah 321.468. Jumlah itu sesuai lampiran SK Kemensos No. 170/Huk/2015.

(haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds