Satlantas Polres Bulukumba Jaring Mobil Pelat Gantung dan Motor Modifikasi

Polisi menunjukkan mobil pelat gantung yang terjaring razia Satlantas Polres Buluumba di Jalan AP Pettarani, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, Senin (1/2/2016). | POJOKSULSEL - ANDI AWAL

Polisi menunjukkan mobil pelat gantung yang terjaring razia Satlantas Polres Buluumba di Jalan AP Pettarani, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, Senin (1/2/2016). | POJOKSULSEL - ANDI AWAL

POJOKSULSEL.com, BULUKUMBA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bulukumba kembali menggelar operasi rutin di Jalan AP Pettarani Bulukumba, Senin(1/2/2016). Operasi berlangsung dua jam dan menjaring motor tanpa surat lengkap dan sudah dimodifikasi dan mobil yang menggunakan pelat palsu atau pelat gantung.

Razia rutin dilakukan dalam rangka mengingatkan masyarakat, khususnya pengemudi untuk selalu mentaati aturan berlalu lintas. “Operasi yang kita gelar merupakan kegiaan rutin Sat Lantas Polres Bulukumba” ujar Kanit Patroli Satlantas Polres Bulukumba Iptu M Nawir.

Tujuannya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meminimalisir risiko fatal kecelakaan lalu lintas yang muarannya tentu keselamatan pengemudi dan pengguna jalan.

Dengan kegiatan tersebut, Nawir mengharapkan, seluruh pengemudi dan pengguna jalan dapat lebih tertib berlalu lintas dan secara sadar mereka (pengemudi) dapat membudayakan tertib dan disiplin dalam berlalu lintas.

Diimbau seluruh pengemudi dan pengguna jalan, sebelum mengemudikan kendaraannya terlebih dulu memeriksa kelengkapan kendaraan, seperti SIM dan STNK dan fisik kendaraan termasuk safety belt, helm, spion dan lainnya.

Seorang polisi menunjukkan motor yang terjaring razia di Jalan AP Pettarani, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, Senin (1/2/2016). | POJOKSULSEL - ANDI AWAL

Seorang polisi menunjukkan motor yang terjaring razia di Jalan AP Pettarani, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, Senin (1/2/2016). | POJOKSULSEL – ANDI AWAL

Karena, menurut Nawir, kebanyakan kendaraan yang terjaring dalam operasi yang dilakukan oleh pihaknya, yakni tidak memiliki SIM, tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan, tidak memakai helm, tidak menghidupkan lampu kendaraan di siang hari, tidak ada spion dan lainnya.

Ditambahkan, pihaknya tidak lagi menerima titipan denda pengemudi yang melakukan pelanggaran dan tidak dibenarkan menerima denda pelanggaran lalu lintas, semuanya harus langsung mengikuti sidang dan membayar denda di Pengadilan Negeri Bulukumba.

Pantauan di lapangan, kegiatan rutin kepolisian ini berjalan tertib dan lancar. Meskipun masih ada satu dua pengemudi kendaraan yang coba-coba melarikan diri, namun puluhan personel Sat Lantas Polres Bulukumba standby di beberapa titik jalan. Sehingga tidak ada pengemudi yang bisa meloloskan diri dari pemeriksaan petugas.

(andi awal/pojoksulsel)



loading...

Feeds