BEJAT! Pria Pinrang Ini ‘Goyang’ Istri Teman Sendiri di Tengah Sawah

Tersangka pemerkosa istri teman sendiri di Pinrang ditangkap di Pelabuhan Bajoe Bone. IST

Tersangka pemerkosa istri teman sendiri di Pinrang ditangkap di Pelabuhan Bajoe Bone. IST

POJOKSULSEL.com, PINRANG – Sungguh bejat perilaku Galih (30) warga Kampung Kappa-Kappa’e, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang. Dia nekat memperkosa istri temannya sendiri di rumah-rumah di tengah persawahan.

Kapolsek Suppa AKP Razak kepada pojoksulsel.com menceritakan, peristiwa pemerkosaan terhadap AD (22) warga Parepare ini terjadi Minggu (10/1/2016) subuh lalu, di Kecamatan Suppa. Sekitar pukul 04.00 Wita subuh, tersangka datang ke rumah korban dan mengarang cerita bohong bahwa keluarganya di Suppa sedang sakit.

“Pelaku datang subuh-subuh membangunkan suami korban dan mengabarkan bahwa ada keluarganya masuk rumah sakit. Suami korban dibonceng hingga 3 kilometer dan menurunkannya di pinggir jalan dengan alasan lupa sesuatu,” ujar Razak.

Ternyata pelaku kembali menuju rumah korban dan kembali mengarang cerita bohong. Kepada isteri temannya, ia mengabarkan kalau suaminya sedang dapat masalah dan sedang berurusan dengan polisi.

Tanpa pikir panjang AD pun menuruti perkataan pelaku dan dibonceng bersama anaknya yang masih kecil. Korban bersama anaknya dibonceng hingga ke Kecamatan, Suppa Pinrang.

“Di pinggir jalan motor diparkir lalu masuk daerah persawahan, ditengah perjalanan korban sempat bertanya dimana suaminya, namun pelaku kembali berbohong, katanya ada di sana, ikut saja,” jelas Razak.

Pelaku kemudian mengajak AD menuju rumah kecil di persawahan tersebut dengan alasan untuk istirahat. Saat sedang duduk-duduk korban langsung dipeluk dari belakang dan dipaksa untuk berhubungan badan.

“Korban sempat menolak dan memberontak sempat mau pergi meninggalkan pelaku. Namun karena diancam korban takut dan pasrah, pelaku memakai (memperkosa) korban di saksikan anaknya, saat itu korban sambil memeluk anaknya,” ujar Razak.

Usai memperkosa korban, mereka kemudian pulang. Sepanjang perjalanan menangis dan terus ditenangkan oleh pelaku. “Akhirnya korban kembali diantar pulang ke rumah kos-kosannya di Parepare,” kata Razak.

Saat itu, suaminya belum tiba di rumah kost karena pulang kembali ke rumah dnegan jalan kaki karena menunggu Galih tak kunjung datang. “Pagi sekitar pukul 06.00 Wita suaminya baru tiba karena jalan kaki. Ia mendapati suaminya menangis terseduh-seduh dan dipaksa untuk mengaku, akhirnya korban cerita sama suaminya,” ujar Razak.

Pelaku sempat melarikan diri dan sembunyi di wilayah Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara. Namun tertangkap di Pelabuhan Bajoe Kabupaten Bone pada saat pelaku hendak kembali masuk ke wilayah Bone.

“Selama ini pelaku melarikan diri keluar wilayah Sulsel dan bersembunyi di Konawe. Jajaran Buser Polsek Suppa Pinrang, yang telah memonitor pergerakan pelaku,” jelas Razak.

(sahrul alim/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Bakal Caleg PSI Diuji Tim Independen

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membuktikan diri sebagai partai bermananajemen moderen. Untuk rekruitmen bakal calon anggota legislatif saja, …