Bantuan Puting Beliung di Bulukumba Belum Turun, Korban Tagih Pemerintah

Ambo Lili, menunjukkan rumahnya yang rata dengan tanah, Sabtu (30/1/2016), akibat puting beliung yang menerjang akhir tahun lalu. | POJOKSULSEL - ANDI AWAL

Ambo Lili, menunjukkan rumahnya yang rata dengan tanah, Sabtu (30/1/2016), akibat puting beliung yang menerjang akhir tahun lalu. | POJOKSULSEL - ANDI AWAL

POJOKSULSEL.com, BULUKUMBA –  Masyarakat yang menjadi korban bencana puting beliung, Minggu (29/1/2015), di Desa Bonto Manai, Tanah Harapan dan Topanda, Kecamatan Rilau Ale, hingga saat ini belum mendapat bantuan baik uang maupun material dari pemerintah kabupaten.

Jikalaupun sudah beberapa yang menerima material baik seng maupun balok kayu, di karenakan uluran tangan pihak lain atas usaha dari kepala desa.

Informasi yang di himpun pojokSulsel.com, hingga kemarin, Sabtu (29/1/2016), belum ada bantuan material kepada warga terutama di Desa Bontomanai hanya berupa sembako pasckejadian.

Salah seorang korban puting beliung, Ummang (60 ), warga Desa Bontomanai, mengatakan batuan sembako dari pemerintah sudah dia terima, namun hanya berbentuk makanan mi instan dan beras serta air mineral. Sementara itu dirinya bersama para korban lain berharap, ada bantuan untuk membangun rumah kembali.

“Kami hanya ingin memperbaiki rumah kembali, meskipun sederhana, yang penting bisa di tempati,” harapnya.

Ummang mengakui, hingga saat ini, belum bisa membangun rumah. Untuk sementara, dia masih numpang di rumah kerabatnya. Letaknya tidak jauh dari bekas rumahnya yang terkena angin puting beliung. Kondisi tersebut juga terjadi pada beberapa korban lain. Rata rata rumah mereka terbuat dari papan kayu, sebagian lainnya semi permanen.

Salah seorang tokoh pemuda Bontomanai, Andi Echa, yang juga rumahnya 50 persen bangunan hancur terkena angin puting beliung akhir November 2015 lalu, menyatakan, para korban yang terkena musibah perlu bantuan. Sebab mereka yang kehilangan rumah benar-benar keluarga miskin.

BACA JUGA:

Kenapa Jessica, Tersangka Kopi Beracun Mirna, Ada di Hotel? Bersembunyi?

21 Februari, Kantong Plastik Belanja di Makassar Sudah Berbayar

“Mereka tidak mempunyai biaya sama sekali untuk membangun kembali rumahnya, bahkan sudah ada yang meminjam kanan kiri hanya untuk membangun rumahnya sedikit demi sedikit,”  kata Echa Ahmad kepada pojoksulsel, Sabtu (30/1/2016).

Echa menambahkan, dirinya telah melakukan komunikasi kepada Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Bulukumba, namun hanya mengatakan bahwa nama nama korban bencana sudah mereka serahkan ke Bupati Bulukumba. Sewaktu di singgung soal bantuan material, Dinas Sosial menuding tanggung jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD )

Sementara itu, Kepala BPBD Bulukumba, Akram Amir kepada pojoksulsel menyampaikan bahwa nama-nama korban bencana puting beliung di Desa Bontomanai, Tanah Harapan dan Topanda, Kecamatan Rilau Ale telah diusulkan agar segera mendapatkan bantuan perbaikan rumah, namun hingga saat ini Pemkab Bulukumba belum merealisasikan bantuan tersebut.

“Kami sudah  tanggap dari awal, termasuk pemberian bantuan sembako dan pelayanan kesehatan bersama Dinas Kesehatan dan itu sudah tersalurkan, kalau bantuan berupa uang dan material sudah kami laporkan ke Dinsos dan Bupati,” tandas Akrim.

(andi awal/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Bakal Caleg PSI Diuji Tim Independen

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membuktikan diri sebagai partai bermananajemen moderen. Untuk rekruitmen bakal calon anggota legislatif saja, …