Korupsi Proyek Bedah Rumah, Kajari Tahan Kadis Sosial Pinrang

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSULSEL.com, PINRANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pinrang menahan empatt orang tersangka kasus dugaan korupsi proyek bedah rumah Kabupaten Pinrang tahun 2013 lalu. Salah satu yang ditahan adalah Kepala Dinas (Kadis) Sosial Pinrang Andi Noni.

“Dua lainnya adalah pegawai Dinas Sosial masing-masing, Mustamin, dan Jamaluddin, dan satu orang dari pihak rekanan, Edi Sandy,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pinrang, Sry Heny Alamsyah, Jumat (29/1/2016).

Dia menjelaskan, keempat orang tersebut ditetapkan tersangka atas indikasi korupsi bantuan sosial bedah rumah.

“Jika tidak ditahan ditakutkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” jelasnya.

Sry mengungkapkan, surat penahanan para tersangka ini selama 20 hari mulai tanggal 28 Januari hingga 16 Februari 2016. Pelimpahannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) masih berjalan.

“Kami masih mempelajari perkaranya dan sebelum masa tahanan keempat tersangka berakhir. Kita sudah limpahkan berkasnya ke Pengadilan Tipikor,” katanya.‎

Kajari Pinrang mengungkapkan, kasus dugaan korupsi proyek bedah rumah ini terindikasi korupsi berdasarkan hasil audit BPKP.

“Kerugian negaranya diperkirakan sebesar Rp388 juta,” ungkap Sry.

(haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds