Murahnya Motor di Sinjai, Cuma Rp500 Ribu. Waspada Curian!

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, SINJAI – Warga Kabupaten Sinjai diminta untuk membeli sepeda motor bekas dengan harga miring. Jangan sampai motor tersebut merupakan hasil curian.

Saat ini, sindikat jual beli motor bodong tanpa surat kendaraan kini marak di Sinjai, khususnya di Kecamatan Sinjai Borong. Motor yang disinyalir hasil pencurian maupun penggelapan dari pembiayaan ini diperjualbelikan kepada masyarakat dengan harga yang miring, mulai Rp3 juta bahkan sampai Rp500 ribu.

Salah seorang warga Sinjai Borong yang enggan namanya dimediakan mengaku ada beberapa tetangganya yang telah membeli motor tanpa kelengkapan tersebut.

“Iya pak, kasihan saya melihat ada tetangga yang mau-maunya membeli motor yang tidak jelas asal usulnya. Kalau terjadi razia oleh pihak kepolisian pasti dia juga ikut terlibat,” ujarnya, Rabu (27/1/2016) sore.

Motor yang telah dibeli oleh salah satu warga di Sinjai Borong ini adalah motor jenis matic dan dibelinya satu hari yang lalu seharga Rp3,5 juta.

” Ada orang dari Sinjai Kota yang membawa motor tersebut ke Borong, dan sudah ada tiga motor sejenis yang dia jual di sini” tambah warga Sinjai Borong ini.

Diketahui, penjual motor tanpa STNK dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor ini berinisial AC.

Kapolsek Sinjai Borong AKP Abdul Haris Nicolaus yang dikonfirmasi mengenai maraknya penjualan motor di wilayahnya, mengaku sudah memerintahkan kepada anggotanya mengecek informasi tersebut.

“Pelemparan motor motor bodong ini memang menyisir daerah pedesaan yang jauh dari kota. Saya harap agar warga tidak tergiur membeli kendaraan dengan harga murah tanpa dilengkapi dengan STNK dan terutama BPKB ” ujarnya.

(andi awal/pojoksulsel)



loading...

Feeds