Survei Pilgub Sulsel, Pengamat Nilai Nurdin Abdullah Layak “Naik Kelas”

Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah. DOK

Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah. DOK

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih sekitar 2 tahun lebih lagi, tetapi nama-nama figur yang bakal bertarung mulai bermunculan berdasarkan hasil pemotretan sejumlah lembaga survei.

Beberapa nama yang muncul memang sudah tidak asing lagi di masyarakat karena pernah maju di Pilgub Sulsel. Sebut saja seperti Aziz Qahhar Mudzakkar, Ilham Arief Sirajuddin, Agus dan Arifin Nu’mang.

Tetapi, ada juga nama-nama baru yang disebut layak naik kelas menjadi Gubernur Sulsel seperti Bupati Bantaeng Prof Dr Nurdin Abdullah, mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo, mantan Bupati Enrekang La Tinro La Tunrung, dan Ketua DPRD Sulsel M Roem.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Firdaus Muhammad menyabutkan, nama-nama yang pernah maju bertarung di Pilgub Sulsel lalu masih layak diperhitungkan. Selain nama-nama yang pernah maju sebelumnya, nama seperti Nurdin Abdullah juga layak diperhitungkan sama halnya seperti nama Ichsan Yasin Limpo dan Latinro Latunrung.

“Bagi saya nama seperti Pak Nurdin Abdullah sudah seharusnya ‘naik kelas’ dengan keberhasilannya membangun daerahnya. Begitu juga dengan Pak Ichsan dan Pak Latinro,” ujarnya kepada pojoksulsel.com saat dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu (26/12/2015).

Firdaus Muhammad, yang juga pengurus Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi (ISKI) Sulsel), menambahkan, figur-figur tersebut saat ini dinilai mudah diterima oleh masyarakat karena keberhasilan dan memiliki kompetensi untuk menggantikan Gubernur Sulsel dua periode Syahrul Yasin Limpo.

“Hanya saja masalahnya nanti, soal mencari pasangan calon dan dukungan parpol. Kalau itu bisa dipenuhi nama-nama yang mencuat itu tidak akan jadi masalah,” sebut Firdaus Muhammad.

Sebagaimana diberitakan, lembaga survei yang berbasis di Jakarta, telah merampungkan surveinya untuk memotret figur yang layak maju sebagai gubernur pada 2018. Survei dilakukan pada 26 November lalu dan berakhir pada 6 Desember.



loading...

Feeds