Mau Menikah? Wajib Tanam Pohon Dulu, Baru ke KUA

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, BANJARMASIN – Pemerintah mengeluarkan aturan baru untuk merehabilitasi area terdampak kebakaran hutan. Sakah satunya mewajibkan pasangan yang ingin menikah untuk menanam pohon, sebelum dinikahkan di Kantor Urusan Agama (KUA).

Hal tersebut sudah merupakan usulan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang bekerja sama dengan Kementerian Agama.

“Kami melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Kementerian Agama,” kata Siti Nurbaya dalam pidatonya di acara peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia, Taman Hutan Raya Sultan Adam, Kamis (26/11/2015).

Kebijakan ini mewajibkan pasangan calon suami istri menanam lima batang pohon. Nantinya, bukti foto penanaman tersebut dijadikan bukti untuk menebus surat nikah di Kantor Urusan Agama (KUA).

Sejumlah kerja sama lain juga dijalin pihak KLHK demi merestorasi area terdampak kebakaran hutan. Salah satunya dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mewajibkan setiap anak sekolah  menanam lima batang pohon.

“Kita juga kerja sama dengan Kementerian Riset Dikti untuk mewajibkan mahasiswa melakukan hal yang sama,” lanjut Menteri Siti.

Menurut Siti, berbagai kerja sama itu dilakukan demi mencapai target rehabilitasi hutan 5,5 hektar pada tahun 2019. Pihak swasta pun ikut digandeng demi tercapainya misi yang tertuang dalam rancangan pembangunan jangka menengah nasional (RPJM) tersebut.

“Kementerian LHK menargetkan rehabilitasi 5,5 juta hektar namun kemampuan APBN hanya 200 ribu pertahun, karena itu kami menjalin kerjasama dengan pihak lain,” pungkasnya.

(dil/jpnn)



loading...

Feeds

Coba Cara Ini Agar Sperma Sehat

POJOKSUSLEL.com – Makanan yang dikonsumsi tiap hari wajib mengandung energi dan gizi seimbang yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain makanan, ternyata …